Tekanan Darah Normal Menurut Usia

Tekanan darah normal menurut usia memiliki sedikit perbedaan pada umumnya. Tekanan darah normal menurut usia dibedakan karena keadaan sistem peredaran darah pada setiap usia berbeda-beda sehingga dalam penetapan tekanan darah normal menurut usia pun akan berbeda pula. Pada anak berusia kurang dari 2 tahun, memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya kurang dari 104/70 mmHg. Pada anak berusia 3 sampai 5 tahun memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya kurang dari 108/70 mmHg. Pada anak berusia 6-9 tahun memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 114/74 mmHg.



tekanan darah normal menurut usia
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Pada anak berusia 10-12 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 114/74 mmHg. Pada anak remaja berusia 13 sampai 15 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 130/80 mmHg. Pada anak remaja berusia 16 sampai 20 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 136/84 mmHg. Pada orang dewasa berusia 20-45 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 120-125/75-80 mmHg. Pada orang dewasa berusia 45-60 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 135-140/85 mmHg. Pada orang dewasa berusia lebih dari  65 tahun dikatakan memiliki tekanan darah normal bila tekanan darahnya 150/85 mmHg.

Cara Pengukuran Tekanan Darah Normal Menurut Usia dan Kondisi Tertentu

Cara pengukuran tekanan darah normal pada bayi dan anak-anak
Teknik suara Korotkoff dianjurkan sebagai standar pengukuran pada anak-anak umur 1 tahun. Namun, hal itu dapat memberikan kesalahan sistematis pada bayi, di antaranya suara sulit didengar.  Dengan demikian tekanan sistolik yang ditetapkan dapat salah. Pada bayi teknik pengukuran terbaik yaitu dengan menggunakan aliran ultrasonik detector.  Masalah yang terkait biasanya yaitu mengetahui ukuran manset yang akan digunakan. Memilih satu dari tiga ukuran manset, yaitu manset 4× 13 cm, 8 × 18 cm, dan 12 x 35 cm (manset dewasa) dan mengenakan manset terluas cocok dengan ukuran lengan. The American Heart Association, dan NHBPEP, merekomendasikan ukuran manset menjadi standar untuk lingkar lengan.

Cara pengukuran tekanan darah normal pada wanita hamil
Pada masa kehamilan normal terjadi penurunan tekanan darah, peningkatan output jantung, dan penurunan besar resistensi perifer. Suara Korotkoff kadang-kadang dapat didengar di atas arteri brakialis tanpa tekanan yang diterapkan pada manset. Suara ini yang paling mungkin terjadi karena aliran turbulen di arteri. Akibatnya, penggunaan fase 4 sering direkomendasikan untuk mencatat tekanan diastolik pada ibu hamil dan mungkin 12 mmHg lebih tinggi dari fase 5. Laporan kelompok kerja NHBPEP merekomendasikan untuk merekam kedua fase 4 dan 5 di seluruh usia kehamilan. Hasil penelitian terhadap 85 wanita hamil mencatat bahwa fase 5 tidak pernah mendekati nol dan fase 4 hanya dapat diidentifikasi setengahnya.

Cara pengukuran tekanan darah normal pada pasien lanjut usia
Pada kasus beberapa orang tua, ada peningkatan tekanan sistolik tanpa peningkatan yang sesuai tekanan diastolik (sistolik hipertensi). Hal ini dikaitkan dengan distensibility yang berkurang pada arteri dengan bertambahnya usia. Dalam kasus ekstrim ini dapat mengakibatkan kompresibilitas berkurang dari arteri oleh cuff sphygmomanometer sehingga kesalahan pembacaan dapat direkam. Hal ini sering disebut sebagai hipertensi palsu. Namun, studi subjek lansia sehat belum menunjukkan perbedaan besar antara pengukuran langsung dan tidak langsung dari tekanan darah pada usia muda.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov, obathipertensi.info



Terima kasih untuk Like/comment FB :