Penyebab Darah Tinggi atau Hipertensi

Penyebab darah tinggi belum dapat diketahui secara pasti. Namun, darah tinggi dapat terjadi akibat kerusakan endotel pembuluh darah. Apabila tekanan darah tinggi tidak diketahu secara pasti penyebabnya disebut penderita hipertensiprimer, sedangkan bila tekanan darah tinggi diketahui penyebabnya karena kondisi tertentu disebut penderita hipertensisekunder. Tekanan darah tinggi dapat diidentifikasi dari faktor risiko terjadinya tekanan darah tinggi. Faktor risiko yang menyebabkan terjadinya hipertensi primer di antaranya ialah usia, faktor keturunan, perokok, obesitas, kurang olahraga, konsumsi garam berlebih, konsumsi alkohol,dan stres.



penyebab darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)

Penyebab hipertensi sekunder di antaranya ialah penyakit diabetes, penyakit ginjal, lupus, konsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan tekanan darah, penyempitan pembuluh darah, dan gangguan hormon.

Hipertensi penyebab kematian pada sebagian besar wanita dapat dicegah. Terapi farmakologis terbukti bermanfaat. Namun, upaya ini termasuk mahal, memerlukan intervensi medis, dan memiliki efek yang merugikan. Selanjutnya, hanya 37% dari individu penderita hipertensi di AS yang telah dikendalikan tekanan darah, proporsi yang naik ke 57% dengan pencegahan farmakologi.

Banyak faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk penderita hipertensi yang telah diidentifikasi, termasuk kelebihan berat badan dan obesitas, aktivitas fisik, dan diet. Dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi alkohol berlebih dan pantang alkohol, penggunaan analgesik non-narkotika, dan kurang asupan folat telah diidentifikasi sebagai faktor yang independen dan faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk mengembangkan penyakit hipertensi di kalangan wanita.

Penyebab darah tinggi sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, penyakit ini harus kita waspadai. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung, gagal jantung kongesif, stroke, gangguan penglihatan dan penyakit ginjal. Apabila penyakit tekanan darah tinggi tersebut tidak diobati akan berpengaruh terhadap semua organ yang ada di dalam tubuh. Selain penyakit tekanan darah tinggi tidak diobati dapat memperpendek angka harapan hidup orang yang menderitanya, yaitu berkurang 10 sampai dengan 20 tahun. Penyakit tekanan darah tinggi ringan sampai dengan yang sedang dapat menimbulkan komplikasi berupa gangguan pada organ seperti mata, jantung, ginjal, dan otak.

Gangguan yang dapat terjadi pada mata di antaranya perdarahan pada retina mata. Selain itu,  dapat pula menyebabkan terjadinya gangguan penglihatan, bahkan sampai dapat menimbulkan kebutaan. Untuk tekanan darah tinggi yang sudah berat atau parah dapat membuat komplikasi berupa gagal jantung, infark miokard,  dan otak mengalami perdarahan akibat mikroaneurisma yang pecah. Hal ini merupakan komplikasi yang sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kematian. Tromboemboli dan iskemia otak juga dapat terjadi bila tekanan darah meningkat.

Penyebab Darah Tinggi atau Hipertensi

Penyebab darah tinggi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak dapat diketahui secara pasti. Namun, beberapa keadaan dapat memengaruhi terjadinya penyakit tekanan darah tinggi. Keadaan yang pertama ialah usia. Semakin meningkatnya usia seseorang, menyebabkan kemungkinan besar penyakit darah tinggi. Keadaan yang kedua ialah faktor keturunan. Apabila di dalam suatu keluarga terddapat anggota keluarga yang mengidap penyakit tekanan darah tinggi maka kemungkinan anggota keluarga lainnya akan mengalami hal yang sama. Keadaan ketiga yang menjadi penyebab darah tinggi ialah merokok. Pada perokok dapat meningkatkan tekanan darah dan mempersempit pembuluh darah arteri. Keadaan keempat ialah kelebihan berat badan atau obesitas. Pada orang yang mengalami obesitas kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan darah dalam jumlah yang besar. Hal ini akan membuat volume darah meningkat serta dapat meningkatkan tekanan darah.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: alodokter.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :