Penurun Darah Tinggi dengan Makanan

Penurun darah tinggi pada umumnya merupakan makanan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Selain makanan, obat antihipertensi digunakan juga sebagai penurun darah tinggi. Bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi, merupakan keharusan untuk mengonsumsi obat atau makanan penurun darah tinggi. Pada umumnya untuk mendapatkan obat kita perlu memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter, barulah dokter nanti akan memberikan resep berupa obat penurun darah tinggi. Jadi obat tidak dapat diperoleh tanpa resep dari dokter, terkecuali makanan penurun darah tinggi. Kita dapat memperolehnya dan meraciknya sendiri.



penurun darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)
 

Macam-macam Makanan Penurun Darah Tinggi

Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi secara alami adalah dengan mengonsumsi makanan penurun darah tinggi, seperti makanan-makanan berikut ini:

Kacang kedelai 
Kacang kedelai dapat dijadikan sebagai makanan penurun darah tinggi karena mengandung kalium. Kalium selain dapat mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dapat juga membantu menurukan tekanan darah dalam tubuh. Kacang kedelai dapat dikonsumsi secara langsung atau mengolahnya terlebih dahulu seperti dijadikan tahu, tempe dan susu.

Bayam
Bayam dapat dijadikan sebagai makanan penurun darah tinggi. Kandungan magnesium dan kalium yang terdapat dalam bayam dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Untuk mengonsumsi bayam lebih baik dikonsumsi dengan cara direbus dengan air bening.

Tomat 
Kandungan antioksidan yang terdapat dalam tomat dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah. Maka dari itu, tomat dapat dijadikan sebagai makanan penurun darah tinggi. Selain untuk membantu menurunkan tekanan darah, tomat juga dapat dikonsumsi untuk menjaga kesehatan kulit.

Untuk mengonsumsi tomat, sebaiknya dikonsumsi secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu agar kandungan alami yang terkandung di dalamnya tidak berkurang. Selain itu, cara lain untuk mengonsumsi tomat yaitu dengan dijadikan jus tomat dan dapat ditambahkan sedikit madu sebagai pemanisnya.

Susu 
Kalium, kalsium, dan vitamin D merupakan senyawa aktif yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Ketiga senyawa tersebut terkandung di dalam susu. Mengonsumsi susu lebih baik daripada menkonsumsi obat generik. Selain sebagai penurun darah tinggi, susu juga dapat berfungsi untuk menjaga kebugaran tubuh jadi susu sangat baik untuk dikonsumsi.

Cokelat hitam  
Cokelat hitam merupakan makanan penurun darah tinggi yang memiliki kandungan flavonols, zat ini berguna untuk membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh dengan cara menekan tekanan darah yang tinggi menjadi lebih seimbang. Akan tetapi, kadar mengonsumsi coklat hitam harus sesuai dengan kebutuhan tubuh, tidak boleh dikonsumsi secara bebas tanpa memerhatikan  kalorinya. Batasan kalori yang dapat digunakan dari coklat hitam yaitu sekitar 20-30 kalori.

Bawang putih 
Selain sebagai bumbu makanan yang digunakan untuk menambahkan rasa pada makanan, bawang putih dapat dijadikan sebagai penurun darah tinggi dengan cara menjadikan pembuluh darah menjadi lebih rileks dan lebar sehingga aliran darah akan lebih bebas dan dapat mengurangi tekanan pada darah.

Biji seledri 
Biji seledri merupakan herbal yang digunakan untuk menambahkan rasa pada semur, sup dan makanan gurih lainnya. Anda dapat juga menggunakan biji seledri untuk menurunkan tekanan darah. Seledri telah lama digunakan dalam pengobatan penurunan tekanan darah secara tradisional di Cina.

Kayu manis
Mengonsumsi kayu manis setiap hari dapat memebantu penurunan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, sertakanlah kayu manis ke dalam menu harian Anda.

Kumis kucing 
Kumis kucing merupakan obat herbal yang biasa digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah dalam pengobatan tradisional Cina. Beberapa hasil studi mengatakan bahwa kumis kucing membantu menurunkan tekanan darah dengan cara berperan sebagai saluran kalsium dalam sel tubuh.

Kemangi 
Selain berfungsi sebagai penyedap makanan, kemangi ternyata telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: healthline.com, Andasehat.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :