Obat Penurun Darah Tinggi Dari Herbal

Obat penurun darah tinggi dapat dikonsumsi oleh penderita penyakit darah tinggi atau hipertensi. Obat penurun darah tinggi ini dapat berupa obat kimia atau obat herbal yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Obat penurun darah tinggi yang dapat kita buat  dari bahan herbal yang dapat memberikan efek secara signifikan bila dikonsumsi secara teratur. Selain itu,  obat penurun darah tinggi dari bahan herbal ini memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan obat dari bahan kimia.



obat penurun darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)
    

Obat Penurun Darah Tinggi Dari Herbal

Seperti yang telah dijelaskan di atas  bahwa obat penurun darah tinggi dapat berasal dari bahan herbal. Bahan herbal yang dapat kita jadikan sebagai obat penurun darah tinggi di antaranya ialah:

Assia occidentalis atau kopi gulma 
Kopi gulma merupakan keluarga Caesalpiniaceae. Studi In-vitro tentang ekstrak daun gulma kopi telah terbukti memiliki efek relaksasi pada cincin aorta. Hal ini digunakan obat tradisional sebagai agen antihipertensi. Studi mengungkapkan bahwa ekstrak cassia dapat bersantai otot polos dan mengurangi BP dengan menghambat Ca2 + masuknya melalui saluran reseptor-dioperasikan dan saluran tegangan-sensitif, menunjukkan nonselectivity pada Ca2 + saluran ini.

Camellia sinensis atau teh 
Camellia sinensis termasuk keluarga Theaceae. Populasi penelitian menghubungkan konsumsi teh hijau dan teh oolong dengan penurunan risiko HTN. Penelitian tentang teh hitam menunjukkan tidak berpengaruh pada BP pada penderita hipertensi. Black bean berasal dari keluarga Fabaceae. Rkstrak kasar dari C. australe (1-100 mg/kg) telah terbukti mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik secara dosis-tergantung. Penurunan TD ini telah dikaitkan dengan fraksi saponin dan glukosida asam medicagenic hadir dalam ekstrak kasar.

Commelina virginica atau Virginia dayflower 
Virginia dayflower termasuk keluarga commelinaceae yang berasal dari Mideastern dan tenggara Amerika Serikat. Ekstrak ini dilaporkan dapat mengurangi level tekanan darah.

Daucus carota atau Wortel 
Wortel termasuk keluarga Umbelliferae dan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati hipertensi. Isolasi dua glikosida coumarin dikodekan sebagai DC-2 dan DC-3. Intravena senyawa ini menunjukkan DC-2 dan DC-3 dapat bertindak melalui blokade saluran kalsium, dan efek ini menyebabkan penurunan tekanan darah.

Solanum sisymbriifolium atau Wild Tomato  
Wild Tomato termasuk keluarga Solanaceae. Akar S. sisymbriifolium telah digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki sifat diuretik dan antihipertensi. Pemberian intravena ekstrak (50 dan 100 mg/kg) menghasilkan penurunan hipertensi secara signifikan. Oral ekstrak (10, 50, 100, dan 250 mg/kg)  menghasilkan efek hipotensi. Hasil penelitian menunjukkan mungkin peran penting nuatigenosido pada efek terapi dari ramuan ini.

Theobroma cacao atau Cocoa Butter 
Cocoa Butter termasuk keluarga Malvaceae. Cocoa powder diperkaya dengan konstituen flavonoid yang digunakan untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Flavonoid, yang terkandung dalam cokelat, merangsang pembentukan oksida nitrat, meningkatkan vasodilatasi, dan mengurangi disfungsi endotel.  Badan penelitian klinis juga menunjukkan bahwa mengonsumsi susu cokelat (T. cacao) 46-105 g sehari menghasilkan 213-500 mg polifenol kakao yang dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 5 mmHg dan diastolik sekitar 3 mmHg.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov



Terima kasih untuk Like/comment FB :