Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi

Makanan penurun tekanan darah tinggi pada umumnya dianjurkan pada penderita hipertensi dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung rendah garam. Penderita penyakit tekanan darah tinggi masih dapat mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung gizi seimbang. Pemilihan jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi dari penderita penyakit tekanan darah tinggi. Jumlah garam yang masih dapat dikonsumsi disesuaikan dengan kondisi kesehatan penderita penyakit tekanan darah tinggi. Jenis makanan pun harus disesuaikan dengan daftar diet makanan. Namun, pada umumnya penderita darah tinggi mengonsumsi makanan penurun tekanan darah tinggi berupa biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan, meningkatkan asupan konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.



makanan penurun tekanan darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Diet rendah garam yang dilakukan oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi terbagi atas 3 golongan, yaitu diet rendah garam I, II, dan III. Pada diet rendah garam I, asupan garam yang diperbolehkan berkisar 200-400 mg Na dan tidak ditambahkan garam dapur sama sekali. Untuk diet rendah garam II masih diperbolehkan untuk mengonsumsi garam sebanyak 600-800 mg Na dan boleh menggunakan setengah sendok garam dapur atau sebanyak 2 gram. Sedangkan untuk diet rendah garam III diperbolehkan mengonsumsi garam 1000-1200 mg Na dan boleh menggunakan 1 sendok teh atau 4 gram garam dapur.

Diet rendah garam didefinisikan sebagai diet rendah sodium atau natrium.Diet rendah garam pada penderita penyakit tekanan darah tinggi bertujuan untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya oedema dan penyakit lemah jantung. Sebagai gambaran, garam dapur mengandung 40 persen sodium. Selain garam, sumber Na lainnya ialah makanan yang mengandung soda kue, baking powder, MSG, makanan yang dibuat dari mentega, pengawet makanan, dan obat yang mengandung Na.

Konsumsi Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi

 Konsumsi makanan penurun tekanan darah tinggi sangat baik dilakukan oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi. Beberapa makanan yang dianjurkan dan dijadikan sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi di antaranya ialah:
  • Makanan segar: sumber hidrat arang, protein nabati dan hewani, sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung serat;
  • Makanan yang diolah tanpa atau sedikit menggunakan garam natrium, vetsin, kaldu bubuk;
  • Sumber protein hewani: penggunaan daging/ayam/ikan paling banyak 100 gram/ hari. Telur ayam/ bebek 1 butir/ hari;
  • Susu segar 200 ml/ hari.


Selain itu, terdapat makanan yang masih dapat dikonsumsi oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi, tetapi harus dibatasi. Di antaranya ialah:
  • Pemakaian garam dapur;
  • Penggunaan bahan makanan yang mengandung natrium seperti soda kue.

Berikut makanan yang sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi, di antaranya:
  • Otak, ginjal, paru, jantung, daging kambing;
  • Makanan yang diolah menggunakan garam natrium :Crackers, pastries, dan kue lain- lain;
  • Krupuk, kripik dan makanan kering yang asin;
  • Makanan dan minuman dalam kaleng: sarden, sosis, kornet, sayuran dan buah-buahan dalam kaleng;
  • Makanan yang diawetkan: dendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, udang kering, telur asin, telur pindang, selai kacang, acar, manisan buah;
  • Mentega dan keju;
  • Bumbu-bumbu: kecap asin, terasi, petis, garam, saus tomat, saus sambel, tauco dan bumbu penyedap lainnya;
  • Makanan yang mengandung alkohol misalnya: durian, tape.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov, depkes.go.id



Terima kasih untuk Like/comment FB :