Cara Mencegah Darah Tinggi (Pola Asupan Makanan)

Cara mencegah darah tinggi dapat dilakukan dengan beberapa cara. Umumnya cara mencegah darah tinggi ini dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat terutama dalam pengaturan asupan makanan sehari-hari. Cara mencegah darah tinggi dengan pengaturan asupan makanan yang mengandung gizi yang seimbang dan dapat mencegah terjadinya penyakit darah tinggi. Makanan yang mengandung gizi seimbang dapat mengontrol sistem yang ada di dalam tubuh termasuk sistem peredaran darah dengan baik sehingga dapat dikatakan bahwa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang setiap harinya dapat mencegah penyakit darah tinggi.


cara mencegah darah tinggi

Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan  kronis akibat tekanan darah meningkat melebihi batas normal. Batas tekanan darah normal bervariasi sesuai dengan usia. Berbagai faktor dapat memicu terjadinya darah tinggi, walaupun sebagian besar (90%) penyebab darah tinggi tidak diketahui (darah tinggi esensial). Tekanan darah tinggi meningkatkan kecepatan denyut jantung, peningkatan resistensi (tahanan) dari pembuluh darah tepi dan peningkatan volume aliran darah. Pembuluh yang mengalami sklerosis (aterosklerosis), resistensi dinding pembuluh darah tersebut akan meningkat. Hal ini akan memicu jantung untuk berdenyut lebih kencang dari biasanya. Sampai saat ini, pengaruh faktor diet dan cara hidup terhadap terjadinya aterosklerosis masih diperdebatkan. Namun, dari beberapa kecenderungan menyatakan bahwa terjadinya plak (plaque) aterosklerosis merupakan suatu respon dari cedera pada dinding arteri terhadap kerusakan yang dibentuk oleh lapisan epitel dan  serat makanan, Mg, dan beberapa mikronutrien seperti Cr, Cu penting dalam pencegahan jangka panjang untuk memperlambat aterosklerosis.
    

Cara Mencegah Darah Tinggi dengan Mengonsumsi Gizi Seimbang

Cara mencegah darah tinggi dapat dilakukan dengan mengonsumsi gizi seimbang. Gizi berasal dari bahasa Arab al-gizai yang artinya makanan dan manfaatnya untuk kesehatan. Bisa diartikan juga sebagai sari makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Manusia mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan. Mulai saat pembuahan, berlangsung sepanjang masa hidupnya hingga dewasa sampai masa tua. Semua tahap memerlukan zat gizi yang terkandung dalam makanan. Jadi manusia mendapat zat gizi atau nutrien dalam bentuk makanan yang berasal dari hewan (hewani) dan tumbuh-tumbuhan (nabati). Zat gizi tersebut adalah protein, karbohidrat, dan lemak yang disebut sebagai zat gizi makro serta vitamin dan mineral yang disebut dengan zat gizi mikro. Selain itu,  untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh diperlukan air dan serat. Tubuh manusia membutuhkan aneka ragam makanan untuk memenuhi semua zat gizi tersebut.

Kekurangan atau kelebihan salah satu unsur zat gizi akan menyebabkan kelainan atau penyakit. Oleh karena itu, perlu diterapkan kebiasaan makanan yang seimbang sejak usia dini dengan jumlah yang sesuai kebutuhan masing-masing individu agar tercapai kondisi kesehatan yang prima. Sebagaimana dijelaskan bahwa faktor penyebab utama terjadinya darah tinggi adalah asteroklerosis yang didasari dengan konsumsi lemak berlebih, oleh karena untuk mencegah timbulnya darah tinggi adalah mengurangi konsumsi lemak yang berlebih disamping pemberian obat-obatan bilamana diperlukan. Pembatasan konsumsi lemak sebaiknya dimulai sejak dini sebelum darah tinggi muncul, terutama pada orang-orang yang mempunyai riwayat keturunan darah tinggi dan pada orang menjelang usia lanjut. Sebaiknya mulai umur 40 tahun pada wanita mendekati menopause agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi lemak.

Prinsip utama pola makan sehat ialah “gizi seimbang” yaitu mengonsumsi beragam makanan secara seimbang dari sisi “kuantitas” dan “kualitas” yang terdiri dari sumber karbohidrat seperti biji-bijian, sumber protein hewani seperti ikan, unggas, daging putih, putih telur, susu rendah atau bebas lemak, sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, polong-polongan. Termasuk hasil olahannya dan sumber vitamin dan mineral seperti sayur dan buah-buahan segar.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: depkes.go.id



Terima kasih untuk Like/comment FB :