Buah yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi

Buah yang bisa menurunkan darah tinggi terdiri dari berbagai macam buah yang mengandung zat antihipertensi. Buah yang bisa menurunkan darah tinggi di salah satunya ialah buah sirsak. Buah sirsak merupakan keluarga Annonaceae, spesies dari genus Annona dan dikenal sebagian besar untuk buah-buahan yang dapat dimakan Annona. Ekstrak daun tanaman dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengurangi resistensi pembuluh darah perifer sehingga buah sirsak menjadi salah satu buah yang bisa menurunkan darah tinggi atau hipertensi.



buah yang bisa menurunkan darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Hipertensi merupakan istilah medis dari tekanan darah tinggi. Penyakit ini termasuk berbahaya karena dapat membuat jantung bekerja terlalu keras dan menyebabkan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), selain meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, hipertensi juga dapat menyebabkan kondisi lain seperti gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, dan kebutaan. Antihipertensi konvensional biasanya dikaitkan dengan banyak efek samping. Sekitar 75 sampai 80% dari populasi dunia menggunakan obat-obatan herbal, terutama di negara-negara berkembang, untuk perawatan kesehatan primer karena penerimaan mereka lebih baik dengan tubuh manusia dan efek samping yang lebih rendah.

Dalam tiga dekade terakhir, banyak peneliti yang mempelajari tanaman lokal sebagai terapi antihipertensi. Efek hipotensi dan antihipertensi dari beberapa tanaman obat telah divalidasi. Namun, pengetahuan ayurveda ditambah dengan obat modern dan penelitian ilmiah perlu dilakukan untuk memverifikasi efektivitas, dan menjelaskan profil keamanan obat herbal.

Macam-macam Buah yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi

Selain buah sirsak, buah lain yang bisa menurunkan darah tinggi yaitu buah tomat. Tomat berasal dari keluarga Solanaceae. Ekstraknya mengandung karotenoid, seperti lycopene, beta karoten, dan vitamin E, yang dikenal sebagai antioksidan yang efektif, untuk menonaktifkan radikal bebas dan memperlambat kemajuan aterosklerosis. Ekstrak tomat terbukti mampu mengurangi tekanan darah pada pasien penderita hipertensi ringan. Ekstrak tomat ketika ditambahkan pada pasien yang diobati dengan dosis rendah ACE inhibitor, calcium channel blockers, atau kombinasinya dengan diuretik dosis rendah, memiliki signifikasi dalam mengurangi tekanan darah dengan nilai lebih dari 10 mmHg tekanan sistolik dan lebih dari 5 mmHg tekanan diastolik.

Buah lainnya yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tingi yaitu buah murbei. Bahan yang dipakai diambil dari bagian daun atau buahnya. Cara pembuatannya, daun murbei segar sebanyak 15 g dicuci bersih kemudian direbus dengan dua gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore. Cara lainnya yaitu dengan merebus buah murbei segar sebanyak 30 g dengan dua gelas air selama 15 menit mendidih, dinginkan, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak.

Selain buah-buahan, tanaman pun dapat dipakai sebagai penurun darah tinggi. Di antaranya ialah Apium graveolens atau seledri. Seledri adalah dari keluarga Apiaceae, efektif terhadap hipertensi. Daun ini bekerja pada hati dan satu jenis hipertensi berhubungan dengan hati. Hasil penelitian menunjukan bahwa jus dicampur dengan jumlah yang sama madu dan sekitar delapan ons diminum secara oral tiga kali setiap hari sampai 1 minggu berguna dalam mengurangi tekanan darah tinggi pada 14 dari 16 pasien hipertensi. Perbedaan tekanan darah pada penderita sebelum dan setelah pengobatan telah ditemukan signifikan, termasuk penggunaannya bagi penderita pada masa kehamilan dan klimakterik.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov



Terima kasih untuk Like/comment FB :