Buah Untuk Darah Tinggi (Buah Anggur)

Buah untuk darah tinggi dapat digunakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.  Hipertensi memengaruhi lebih dari 25% dari populasi orang dewasa di Amerika Serikat. Selain pengobatan medis, kini minat masyarakat cukup besar untuk mengobatinya secara diet nonfarmakologis untuk meningkatkan kontrol tekanan darah. Studi epidemiologi menunjukkan bahwa mengonsumsi buah dan sayuran dapat menekan level tekanan darah dan mengurangi mortalitas kardiovaskular. Penelitian yang dilakukan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) menunjukan diet rendah lemak yang kaya buah dan sayuran dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, peningkatan konsumsi makanan yang mengandung flavonoid telah diusulkan dalam diet DASH.




buah untuk darah tinggi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Anggur sebagai Buah untuk Darah Tinggi

Anggur kaya akan flavonoid, yang dapat menurunkan tekanan darah. Pada hewan hipertensi, pemberian oral anggur atau ekstrak anggur merah dapat menurunkan tekanan darah. Studi mekanistik menunjukkan bahwa flavonoid anggur memiliki efek menguntungkan pada fungsi endotel dan peradangan yang mungkin mengurangi kekakuan arteri dan menurunkan tekanan darah. Dalam studi populasi, konsumsi anggur telah dikaitkan dengan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Akhirnya,  studi intervensi acak menunjukkan penurunan tekanan darah setelah konsumsi jus anggur selama 8 minggu di 40 pria Korea yang mempunyai hipertensi dan tidak diobati.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa jus anggur merah (Vitis vinifera L) bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Seperti halnya anggur merah, anggur hitam mengandung zat aktif flavonoid berupa asam linoleat, procyanidins (proanthocyanidin), resveratrol yang dapat menurunkan tekanan darah. Anggur hitam (Vitis vinifera) memiliki kandungan flavonoid berupa catechin, epicatechin, epigallocatechin, epicatechin gallate dan epigallocatechin gallate dengan kadar yang lebih tinggi dibandingkan dengan anggur merah (Vitis vinifera L).

Penelitian pengaruh jus anggur merah (Vitis vinifera L) juga menunjukkan bahwa anggur merah dapat menurunkan tekanan darah oleh karena kandungan flavonoid yang terdapat pada anggur merah seperti resveratrol dan proanthocyanidin. Flavonoid tersebut dapat meningkatkan efek ACE inhibitor (Angiotensin-Converting Enzyme inhibitor) untuk mencegah pembentukan angiotensin II yang bersifat vasokonstriktor sehingga terjadi penurunan total resistensi perifer yang mengakibatkan penurunan tekanan darah.

Pemberian jus anggur concord (Vitis labrusca) dengan dosis 5,5 ml per kg berat badan per hari selama 8 minggu, pada 40 pria hipertensi di Korea oleh Yoo Kyoung Park, JungShin Kim, Myung-Hee Kang menunjukkan hasil yang sama  tekanan darah sistolik dan diastolik menurun. Flavonoid yang terdapat di dalam jus anggur dapat meningkatkan produksi nitrogen monoksida yang bersifat vasodilator yang menyebabkan penurunan total resistensi perifer sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Pada penelitian lain dengan subjek penelitian 64 pasien prehipertensi dan hipertensi diberikan jus anggur concord sebanyak 7 mg per kg berat badan per hari selama 8 minggu. Di antaranya terdapat 4 minggu  subjek penelitian tidak diberikan jus anggur. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh dengan pemberian jus anggur concord, tetapi penurunan tekanan darah terjadi pada malam hari yang belum diketahui mekanismenya sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Kesimpulannya, efek positif terlihat dengan mengonsumsi jus anggur Concord pada tekanan darah rata-rata rawat jalan di sekelompok individu yang sehat dan tidak mengambil obat antihipertensi dengan prehipertensi dan tahap 1 hipertensi. Dapat disimpulkan buah untuk darah tinggi salah satunya dengan meminum jus anggur pada malam hari dapat menurunkan tekanan darah.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: repository.maranatha.edu



Terima kasih untuk Like/comment FB :